Senin, 06 November 2017

PENYAKIT ANEMIA DAN CARA MENGATASINYA

ANDA sering merasa lelah, lesu, letih dan suka malas? Bisa jadi itu adalah gejala anemia. Sel darah merah (hemoglobin) pembawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh Anda tidak cukup sehingga Anda terkena penyakit anemia.
Banyak faktor yang membuat mengapa sel darah merah Anda tidak cukup. Anda sebaiknya mengenali gejala anemia. Jika ternyata Anda menderita penyakit anemia, Anda bisa segera mengobatinya. Anda pun bisa segera kembali sehat dalam waktu cepat.
Ini adalah sangat penting. Sebab, sakit kurang darah atau anemia yang dibiarkan tanpa diobati bisa menyebabkan gangguan pada irama jantung, gagal jantung, bisa terkena penyakit dimensia, dsb. Ya, timbul penyakit lain yang lebih berat akibat penyakit anemia yang tidak segera diatasi.

Gejala Anemia – Banyak Orang Tidak Menyadari Tubuhnya Kena Anemia

Sebelum mengenali ciri-ciri atau gejala anemia, Anda sebaiknya memahami dulu apa penyakit anemia itu?
Penyakit anemia adalah suatu kondisi saat tubuh tidak memiliki sel darah merah yang cukup. Akibat tidak tersedianya sel darah merah yang cukup, maka sel-sel dalam tubuh tidak bisa mendapatkan pasokan aksigen sesuai dengan kebutuhan.
Rendahnya pasokan oksigen oleh sel darah merah membuat tubuh mudah lesu, lelah, kurang semangat, dsb. Kondisi tubuh seperti inilah yang dinamakan kena sakit anemia atau kurang darah.
Orang dikatakan menderita penyakit anemia jika kadar darahnya kurang dari 13 mg/dl untuk pria. Untuk wanita, dinyatakan kurang darah (anemia) jika kadar darahnya 12 mg/dl.
Tentu saja, Anda perlu periksa di laboratorim untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda berkaitan dengan penyakit anemia. Atau, jika Anda memiliki alat ukur kurang darah sendiri, maka Anda mengukur kadar darah Hb Anda dengan alat ukur itu. Anda akan tahu apakah tubuh Anda menderita anemia atau tidak.

PENYAKIT VARISES DAN CARA MENGATASINYA

Bila di kaki Anda terlihat urat-urat halus menyembul di seputar betis belakang, bisa jadi Anda terkena kelainan yang disebut varises. Kelainan ini terjadi di pembuluh darah balik (vena) yang berfungsi mengangkut darah sisa metabolisme dari seluruh jaringan tubuh dan kembali ke jantung.
Varises menyebabkan sirkulasi darah menjadi tak lancar, karena terhambat di sekitar betis dan tungkai kaki saat menahan berat tubuh. Selain di bagian kaki, belakangan diketahui bahwa ternyata varises pun bisa terjadi di bagian lengan.
Penyebab varises:
  • Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagaimana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi, karena itu pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.
  • Rusaknya katup pembuluh vena, padahal katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang rusak membuat darah berkumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.

PENYAKIT STROKE DAN CARA MENGATASINYA

Penyakit stroke merupakan salah satu gangguan kesehatan yang ditandai dengan kondisi terjadinya penyerangan dibagian otak yang secara mendadak akbat dari penyumbatan atau juga terjadinya pembuluh darah otak yang pecah. Arti lainnya adalah penyakit stroke merupakan salah satu jenis penyakit pembuluh darah otak atau serbrovaskular yang ditandai dengan gejala seperti kematian pada jaringan otak atau mengalami infark serebal. Dan penyebab stroke adalah karena terjadinya penyumbatan, penyempitan, serta pecahnya pembuluh darah yang menuju ke otak sehinga asupan darah dan juga oksigen menuju ke otak semakin menurun dan bisa menyebabkan serangkaian darii terjadinya reaksi biokimia yang bisa membuat sel-sel saraf otak menjadi mati.
Penyebab Stroke Ringan dan Cara Mengatasinya
Penyebab Stroke Ringan dan Cara Mengatasinya
Jumlah dari penderita penyakit stroke di Indonesia yang lama kelamaan semakin meningkat dalam hitungan setiap tahunnya.

Penyebab Stroke Ringan dan Cara Mengatasinya

Penyebab Stroke ringan dan cara mengatasinya adalah :

  1. Akibat faktor resiko medis
    Penyebab stroke ringan dan cara mengatasinya yang diakibatkan oleh faktor resiko medis adalah yang bisa mengakibatkan keparahan stroke antara lain adalah penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi, kolesterol tinggi atau arteriosklerosis atau pengerasan pada pembuluh darah, gangguan pada jantung, penyakit diabetes, riwayat penyakit stroke dalam keluarga misalnya adalah faktor genetik dan juga sakit kepala sebelah atau migrain. Menurut data statistik yang didapatkan bahwa 80% pemicu dari penyakit stroke adalah penyakit hipertensi serta arteriosklerosis.
  2. Faktor resiko pola hidup
    Penyebab stroke ringan dan cara mengatasinya akibat pola hidup yang kurang baik adalah salah satunya karena pola makan yang kurang sehat, misalnya adalah kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman yang mengandung soda dan juga alkohol didalamnya serta mengonsumsi jenis makanan junk food atau makanan cepat saji. Faktor resiko dari penyebab stroke ringan dan cara mengatasinya yang lain adalah karena suasana hati atau mood yang kurang nyaman, misalnya adalah akibat sering marah tanpa adanya alasan yang jelas.
Gejala dari penyakit stroke ringan adalah misalnya seperti wajah, lengan, kaki, tungkai yang mengalami kelemahan. Dan selain itu, munculnya rasa kehhilangan sensasi pada salah satu sisi tubuh. Biasanya seseorang yang tidak bisa menggunakan indera kulit mereka dengan baik. dan selain itu, saat sedang minum sering tersedak, harus dipastikan jika seseorang yang mengalami gejala-gejala tersebut mereka yang mengalami penyakit stroke. Dan intinya adalah, kita harus menyadari dan memahami mengenai pentingnya pengetahuan untuk membantu menyembuhkan gejala dari penyakit stroke. Selain itu, disaat Anda tiba-tiba merasakan sulit atau susah berbicara, maka Anda harus waspada mengenai gejala tersebut. Biasanya disaat seseorang sudah mulai berbicara dengan kata yang tidak jelas atau pelo, maka hal ini adalah salah satu indikator dari si pembicara beresiko mengalami penyakit stroke ringan.

Selasa, 31 Oktober 2017

RESEP BIJI KETAPANG RENYAH


KELOMPOK :

1. Ahmad Afifudin Syakuri 2. Aldino Rio Ronaldo3. Fransiska Natalia Pramesti 4. Puan Candra Syahanani 5. Rachma Dewinda 6. Salsabila Dewi Amalia


Bahan-bahan
1 porsi
  1. 400 gr tepung terigu
  2. 1 butir telur ayam
  3. 4 sdm mentega (cairkan)
  4. 7 sdm gula putih
  5. 1 sdm susu bubuk
  6. secukupnya Minyak goreng

Langkah

  1. Pecahkan telur, campurkan dengan gula. Aduk hingga larut.






  2. Tambahkan susu bubuk dan mentega yg sudah di cairkan. Aduk hingga rata.






  3. Masukan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil di uleni hingga adonan kalis (tidak lengket di tangan)




  4. Bentuk adonan menjadi bulat kecil dulu lalu gulung2 dgn tangan hingga adonan menjadi panjang.


  5. Potong2 adonan bentuk menyerong dgn gunting. Lakukan hingga adonan habis.







  6. Goreng adonan hingga berwarna kuning kecoklatan. Angkat, lalu tiriskan.







JANTUNG KORONER DAN CARA MEBGATASINYA

Apa sebenarnya penyakit jantung koroner (PJK)?

Penyakit jantung koroner merupakan jenis penyakit jantung penyebab utama kematian baik pada pria atau wanita di dunia.
Penyakit Jantung Koroner penyebab gejala dan cara pengobatannyaPenyakit jantung koroner (PJK) merupakan jenis penyakit yang paling umum dari penyakit jantung dan penyabab kematian tertinggi bagi pria maupun wanita di dunia. Sebuah data dari pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika menyebutkan penyakit ini telah membunuh lebih dari 370.000 orang setiap tahunnya.
Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh arteri yang memasok darah ke jantung mengeras dan menyempit akibat penumpukan kolesterol dan zat lainnya atau lebih dikenal dengan plak. Ketika plak semakin menumpuk dan menyumbat aliran darah, jantung tidak mendapatkan pasokan darah, oksigen dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan jantung untuk berfungsi secara normal.

Gejala Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung merupakan penyakit degeneratif dalam arti penyakit jantung koroner membutuhkan waktu yang lama dalam proses pembentukan dan penumpukan plak di pembuluh arteri.
Tanda dan gejala penyakit jantung koroner meliputi:
  • Nyeri dada (angina)
  • Sesak napas
  • Serangan jantung
Stres secara fisik maupun secara emosional dapat memicu sesak dan rasa tidak nyaman di dada Anda, terasa seperti ada tekanan pada dada. Rasa nyeri ini disebut angina, ini merupakan tanda atau gejala dari penyakit jantung koroner. Nyeri dada yang terjadi saat Anda melakukan aktivitas fisik yang berat dan hilang setelah beristirahat juga merupakan ciri khas dari angina.
Jika Anda mengalami sesak napas atau merasa sangat capek yang berlebihan setelah melakukan olahraga atau kegiatan fisik lainnya juga bisa menjadi tanda adanya penyumbatan pada pembuluh arteri koroner jantung Anda.
Jika penyumbatan pada arteri koroner telah menutupi seluruh jalur darah, maka risiko terjadi serangan jantung juga semakin besar. Serangan jantung biasanya ditandai rasa nyeri pada bahu atau lengan kiri Anda atau rasa sesak (rasa di tekan dengan kuat) pada daerah dada.

Jika telah mengalami gejala penyakit jantung koroner dan mencurigai Anda telah mengalami serangan jantung, segera berkonsultasi dengan dokter. Pada umumnya dokter akan memastikan kesehatan jantung Anda dengan melakukan beberapa tes atau pemeriksaan.

STRUKTUR DAN FUNGSI JANTUNG DAN PEREDARAN DARAH

1. Jantung

Jantung terletak di dalam rongga dada dan dibungkus oleh dua lapis kantung selaput yang disebut perikardium. Satu lapis selaput melekat pada jantung, dan selapis lagi berada di bagian luarnya. Di antara kedua selaput ini terdapat rongga berisi cairan untuk mengurangi gesekan sewaktu jantung berdenyut. Tampaknya posisi jantung ini sangat aman karena jantung mempunyai fungsi yang sangat penting dalam sistem peredaran darah. Besar jantung kira-kira sebesar kepalan tinju masing-masing, dan letaknya diantara paru-paru kanan dan paru-paru kiri, tetapi lebih ke arah kiri dada. Cobalah raba dada sebelah kiri. Apakah kamu dapat meraba detakan jantungmu?


Jantung memompa darah ke seluruh tubuh. struktur jantung terdiri dari otot jantung Masih ingatkah kamu tentang macam-macam otot dan cara kerjanya? Nah otot jantung bekerja secara tak sadar, sehingga ada detak yang ritmik (teratur) terus menerus sepanjang hidup seseorang. Jantung berdenyut kira-kira 72 kali per menit dalam keadaan istirahat atau kira- kira 100.000 kali per hari. Jantung memompa darah ke dalam pembuluh darah sepanjang kira-kira 100.000 km. Bila detak jantung berhenti, maka hidup seseorang akan berhenti pula. Bersyukurlah kepada Tuhan setiap saat bila jantung kita masih berdenyut. Perhatikanlah gambar jantung berikut ini:

Jantung manusia dan penampangnya
Jantung manusia dan penampangnya


Berdasarkan gambar tersebut, jantung manusia terdiri atas dua serambi (kiri dan kanan) dan dua bilik (kiri dan kanan). Serambi menerima darah dari vena. Dinding otot bilik jantung lebih tebal daripada serambi karena harus memompa darah ke luar melalui arteri.

Darah dari seluruh tubuh masuk ke serambi kanan. Dari tubuh bagian atas, darah akan masuk ke serambi kanan melalui vena kava superior (superior = sebelah atas). Darah dari tubuh bagian bawah akan masuk ke serambi kanan melalui vena kava inferior (inferior = bawah). Darah yang masuk melalui vena kava adalah darah yang miskin oksigen (darah anoksi). Jika serambi kanan berkontraksi, maka darah akan masuk ke bilik kanan melalui suatu katup berdaun tiga yang disebut valvula trikuspidalis . Katup ini akan mencegah darah kembali ke serambi.

Jika dinding bilik kanan berkontraksi, maka darah akan dipompa ke arteri pulmonalis, lalu dialirkan ke paru-paru. Di dalam paru-paru terjadi pertukaran gas. Gas karbondioksida akan dikeluarkan, dan oksigen akan berdifusi ke dalam alveoli. Darah yang kaya oksigen ini disebut darah oksi. Darah oksi akan dibawa kembali ke jantung melalui vena pulmonalis lalu masuk ke serambi kiri .

Senin, 30 Oktober 2017

FUNGSI SISTEM PEREDARAN DARAH

Struktur dan Fungsi Darah


Darah adalah cairan yang terdapat dalam tubuh yang berfungsi mengangkut zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. 

darah manusia

Darah adalah cairan jaringan tubuh.
Fungsi utamanya adalah mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah juga menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme, dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertujuan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit. Hormon-hormon dari sistem endokrin juga diedarkan melalui darah. 

Darah manusia bewarna merah, antara merah terang apabila kaya oksigen sampai merah tua. Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin, yang mengandung besi dalam bentuk heme, yang merupakan tempat terikatnya molekul-molekul oksigen. 

Manusia memiliki sistem peredaran darah tertutup yang berarti darah mengalir dalam pembuluh darah dan disirkulasikan oleh jantung. Darah dipompa oleh jantung menuju paru-paru untuk melepaskan sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan menyerap oksigen melalui pembuluh arteri pulmonalis, lalu dibawa kembali ke jantung melalui vena pulmonalis. Setelah itu darah dikirimkan ke seluruh tubuh oleh saluran pembuluh darah aorta. Darah mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh melalui saluran halus darah yang disebut pembuluh kapiler. Darah kemudian kembali ke jantung melalui pembuluh darah vena cava superior dan vena cava inferior. 

Darah juga mengangkut bahan bahan sisa metabolisme, obat-obatan dan bahan kimia asing ke hati untuk diuraikan dan ke ginjal untuk dibuang sebagai air seni.

PENYAKIT ANEMIA DAN CARA MENGATASINYA

ANDA sering merasa lelah, lesu, letih dan suka malas? Bisa jadi itu adalah  gejala anemia . Sel darah merah (hemoglobin) pembawa oksigen ke...